
Apotek Hidup
Deskripsi
Apotek Hidup merupakan area khusus yang digunakan untuk menanam dan membudidayakan berbagai jenis tanaman obat atau tanaman herbal yang bermanfaat bagi kesehatan. Program ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas edukatif bagi mahasiswa, sekaligus menjadi ruang hijau yang mendukung lingkungan kampus yang sehat dan berkelanjutan dan Apotek Hidup merupakan program kerja dari Divisi Ilmiah. Di dalam Apotek Hidup, mahasiswa dapat mempelajari langsung cara mengenali tanaman obat, memahami manfaat farmakologisnya, serta mempraktikkan budidaya sederhananya. Tanaman yang biasanya dibudidayakan meliputi, Senggugu, Kembang Bugang, Pandan Wangi, Selingi, Keji Beling, Torbangun, Ganda Rusa, Jarak Tintir, Mengkudu, Daun Katuk, Pacar Kuku, Kaca Piring, Bawang Sabrang, Pronojiwo, Singawalang, Kecubung, Tapak Liman, Kelor, Bunga Melati, Sambang Darah, Srikaya, Daruju, Srigading, Jeruk Nipis, Patah Tulang, Daun Ungu, Daun Zig Zag, Legundi, Sirsak, Sirih Hijau, Asparagus, Brotowali, Daun Afrika, Kapulaga, Serai, Cakar Ayam dan Karet Kebo/Karet Merah. Setiap tanaman dilengkapi dengan papan identitas agar mudah dipelajari dan diidentifikasi. Selain sebagai sarana pembelajaran, Apotek Hidup juga mendukung kegiatan praktikum, penelitian mahasiswa, dan pemanfaatan sumber daya alam lainnya. Pengelolaan Apotek Hidup dilakukan oleh Panitia Apotek Hidup dan mahasiswa melalui kegiatan pemeliharaan sekali per 2 minggu, seperti penyiangan, penyiraman, dan pembersihan area Apotek Hidup lainnya. Dengan keberadaan Apotek Hidup, kampus tidak hanya menyediakan fasilitas akademik yang berbasis praktik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pentingnya pelestarian tanaman obat serta pemanfaatannya sebagai bagian dari kesehatan dan budaya masyarakat.
FARMASI